Kategori

A B Mix Alat Ukur alga Aneka Manfaat Arang Sekam arti hidroponik arti istilah hidroponik arti kata hidroponik artikel pengertian hidroponik Artikel Perikanan Artikel Pertanian Artikel Peternakan ayam bagian A bagian B Bebek bebek petelur Belalang Belut berbudidaya bercocok tanam bercocok tanam hidroponik Berternak Beternak Ayam Petelur Beternak Ayam Ras Pedaging (Budidaya Ayam Ras Pedaging) Beternak Burung Puyuh/ Budidaya Burung Puyuh Beternak Domba Beternak Kambing Beternak Sapi Perah BETERNAK/ BUDIDAYA CACING TANAH bibit tanaman Bio Pestisida Budidaya Budidaya Alpukat Budidaya Anggrek Budidaya Anggur Budidaya Ayam Budidaya Ayam Kampung Budidaya Bekicot (Beternak Bekicot) Budidaya Belimbing Budidaya Belut Budidaya Buah Budidaya Buah Stroberi Budidaya Bunga Dahlia Budidaya Burung Budidaya Cabe Budidaya dalam Pot/Polybag Budidaya Duku Budidaya Durian Budidaya GERBERA / HEBRAS Budidaya Hewan Budidaya Hidroponik Budidaya Ikan Budidaya Ikan Gabus Budidaya Ikan Gurami Budidaya Ikan Mujair Budidaya Itik Budidaya Jagung Budidaya Jahe Budidaya Jambu Air Budidaya Jambu Mete Budidaya Jamur Budidaya Jati Budidaya Jeruk Budidaya Kacang Budidaya Kecipir Budidaya Kentang Budidaya Kina Budidaya Kodok Budidaya Kunyit Budidaya Lada Budidaya Lebah Budidaya Manggis Budidaya Melati Budidaya Pala Budidaya Pertanian Budidaya Petani Budidaya Rumput Laut Budidaya Sapi Budidaya Sawit Budidaya Sawo Budidaya Sayuran Budidaya Singkong Budidaya Sukun Budidaya Tanaman Budidaya Tanaman Palem Budidaya Tebu Budidaya Temulawak Budidaya Ternak Budidaya Terong Budidaya Timun Budidaya Tomat Budidaya Udang Budidaya Wortel budidya Burung cabai Cabai Hidroponik Cabe Cahaya pada Tanaman Hidroponik cara bertanam hidroponik cara budidaya hidroponik Cara Budidaya Jambu Biji / Jambu Batu Lengkap ( psidium guajava l ) Cara Hidroponik cara hidroponik sederhana cara membuat hidroponik Cara Menanam Hidroponik cara menanam hidroponik sederhana cara menanam tanaman hidroponik Cocopeat companion planting dan peternakan Domba Drip Irrigation EC Gambar gang-gang Ginseng Gizi green house Hama Hidrogen peroksida hidroponik Hidroponik Besar Hidroponik di Rumah Hidroponik Sederhana Hidroton Hnalisa Biaya Ikan ikan bawal ikan guramih Ikan Hias ikan konsumsi Ikan Lele Ikan Mujair Info Tumbuhan Infographic Hidroponik Inovasi itik Jamur Jangkrik Jenis Buah dan Tanaman Sayur jenis tanaman hidroponik jokowi kacang hijau Kambing Kangkung Kebutuhan Cahaya kekurangan nutrisi kekurangan unsur hara Kerikil Kesehatan Kesehatan Sayuran Hidroponik Keuntungan Hidroponik kolam Konsumsi Kuliner Lain-lain Lainya langsat Lebah lumur Manfaat dan Obat Media Tanam media tanam hidroponik Membuat Hidroponik Menanam Hidroponik mencegah lumut Mengendalikan Lumut Metode Dutch Bucket model tetes Murai Batu Nanas Nangka nutrisi Nutrisi Hidroponik Nutrisi Organik Organik Padi pala Pasir Pemakaian Pestisida pemasaran hasil hidroponik Pendapatan Usaha Pengertian Hidroponik Pepaya Perikanan perkebunan Pertanian Pestisida Pestisida Alami Pestisida Nabati Peternakan PH Pisang PPM pupuk Rambutan Rockwool Rumus A B Mix Salak Sapi Sawi Sayur Sayuran Hidroponik Semai Semai dengan Media Rockwool Sensasi Tumbuhan Sistem Fertigasi Sistem Sumbu Steorofom Stereofom Bekas Buah Stroberi suhu optimal semai suhu tanaman System Dutch Bucket Tanaman Tanaman Hias Tanaman Hidroponik Tanaman Lada Tanaman Obat tanaman pendamping tanaman rempah Tani Hidroponik Teknologi Pertanian Ternak Ternak Jangkrik Tomat Tomat Hidroponik unggas unsur hara Vanili Wick System Zeolit

Budidaya Kentang dalam Pot atau Polybag

Budidaya Kentang dalam Pot atau Polybag
Budidaya kentang


Budidaya Kentang dalam Pot atau Polybag

Halaman atau lahan sempit bukan halangan untuk menanam kentang. Dengan menggunakan polybag atau tong kayu juga karung dapat dihasilkan kentang yang tidak kalah banyak dan bagusnya dibandingkan dengan ditanam di kebun-kebun.

Menanam kentang umumnya memang dilakukan di kebunatau di ladang. Tetapi bila ingin juga menanam kentang dalam skala kecil untuk dikonsumsi sendiri atau hanya sebagai hiasan, tak perlu bingung lagi. Sebab dengan menggunakan polybag atau tong kayu kita bisa juga bertanam kentang dengan hasil yang tidak mengecewakan. Kelebihannya mungkin lebih praktis dan murah serta tidak tergantung musim. Syaratnyapenanaman harus dilakukan di dataran tinggi (di atas 700 m dpl). Di dataran rendah kentangtidak dapat tumbuh dengan baik atau tidak dapat menghasilkan umbi dengan baik.
1. Persiapan Tanam

Yang harus kita persiapkan adalah polybag berukuran 50 x 80 cm, atau bisa juga ember bekas, karung bekas, kantong atau wadah yang lainnya. Banyaknya tergantung jumlah kentang yang akan kita tanam. Kemudian bibitkentang yang hendak kita tanam yang telah bertunas. Selanjutnya tentu saja media tanam berupa tanah humus atau tanah kebun yang telah dicampur kompos. Banyak media di sesuaikan dengan jumlah pot, karung atau polybag yang hendak kita isi.


Kemudian bagian atas kantung plastik hitam dilipat keluar dengan rapi. Bagian bawah di sekeliling kantong dibuat lubang 3 – 4 buah untuk masing-masing sisi, untuk saluran drainase. Walaupun kentang untuk pertumbuhannya memerlukan tanah dengan kelembapan tinggi tetapi dia takut pada media becek. Bila itu terjadi umbi kentang akan mengalami pembusukan.
2. Penanaman dan Perawatan

Sebelum ditanam, kentang dapat kita bibitkan terlebih dahulu dalam polybag dengan media kompos. Untuk pembibitan, polybag cukup kita isi dengan media setinggi 20 – 30 cm saja. Kemudian kentang yang mempunyai banyak mata kita letakkan di atasnya. Ketika tunas-tunas mulai bermunculan sepanjang 2 cm, tunas dapat kita pilih beberapa yang terbagus. Sementara tunas yang lainnya dipotong atau dimatikan. Bibit kentang telah siap untuk ditanam.
Dalam satu polybag dapat ditanam 3 – 4 bibit kentang. Bibit ditanam sedalam 7 cm. Sebelumnya polybag diisi dengan media sebanyak 2/3 dari volume. Sisa polybag yang tidak terpakai dilipat keluar dengan rapi.
Sepuluh hari setelah tanam, bibit kentang biasanya sudah mulai merata pertumbuhannya. Ketika umur tanaman mencapai satu bulan, media tanam ditambahkan lagi sedikit-sedikit mengikuti tinggi tanaman. Penambahan media perlu dilakukan agar umbi tidak terkena sinar matahari secara langsung. Sebab umbi yang terkena sinar matahari warnanya menjadi kehijauan dan beracun.
Selain itu tanamanperlu disiram setiap hari atau sesuai dengan kondisi kelembapan tanahnya. Selama penyiraman, harus selalu diperhatikan apakah drainasenya lancar atau tidak. Bila drainasenya tidak lancar perlu dilakukan penyodokan dengan menggunakan kayu atau lidi hingga drainasenya lancar kembali.
Pupuk yang diperlukan kentang bisa berupa pupuk cair atau pupuk padat (granular). Pupuk cairnya bisa merek apa saja asal kandungan N dan P-nya seimbang (1 : 1). Pupuk padatnya bisa urea dan TSP dengan perbandingan 1 : 1 sebanyak 16 gram atau satu sendok makan per tanaman diberikan di kiri dan kanan tanaman. Setelah pemberian pupukpadat dilakukan penyiraman agar pupuk lebih cepat larut dan dapat segera diserap tanaman.
3. Panen

Pada umur 3 – 4 bulan biasanya umbi telah bisa dipanen. Pemanenan umbi sebaiknya dilakukan satu minggu sesudah tanaman mati semuanya, ditandai dengan keringnya daun serta ujung batang dan kulit umbi yang kuat.
Bila daun dan ujung batangnya belum kering, umbi-umbi akan rendah mutunya dan kulitnya akan mudah lecet.
Carapenennya adalah, polybag cukup disobek dari atas sampai bawah dengan menggunakan pisau yang tajam. Penyobekan dilakukan dengan hati-hati agar tidak memotong umbi kentangnya. Ketika polybag telah terbuka dan tanahnya dipecah akan terlihat umbi-umbi yang siap untuk dikonsumsi.

Atau bila ingin menggunakan kembali wadah bekas penanaman kentang tadi, sebaiknya saat pemanenan dilakukan dengan cara menumpahkan seluruh isi kantong atau polybagnya. Kantong atau polybag tadi(bila masih memadai) masih bisa digunakan kembali untuk menanam kentang.



Demikianlah cara budidaya kentang dalam pot atau polybag yang bisa kami shae, semoga bermanfaat.

Lihat juga cara Budidaya Kentang di lahan yang lebih luas.

Budidaya Kentang dalam Pot atau Polybag
Budidaya Kentang dalam Pot atau Polybag
Budidaya Kentang dalam Pot atau Polybag
Budidaya Kentang dalam Pot atau Polybag


0 Response to " Budidaya Kentang dalam Pot atau Polybag "

Posting Komentar

Populer Hari ini

POPULER MINGGU INI

Diberdayakan oleh Blogger.

Daftar Blog Saya